Gambaran Keindahan Surga

Gambaran Keindahan Surga – Gambaran Keindahan Surga dan kemegahan surga adalah impian bagi setiap insan beriman.  Dari bau hingga keadaan fisik yang tidak bisa dibayangkan dengan akal kita karena begitu megahnya ciptaan Allah ini.  Dalam sebuah Hadits Qudsi, Allah berfirman diungkapkan, “Aku telah mempersiapkan bagi hamba-Ku apa yang belum pernah dilihat oleh mata, belum didengar oleh telinga dan tidak satu hati manusia yang dapat merasakan” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Hibban).

Banyak dari Hadits atau ayat Al Quran yang menggambarkan bagaimana kemegahan dan keadaan dari surga yang membuat kita semakin taat karena menginginkan untuk dapat masuk ke dalamnya.

  1. Aroma Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Aroma Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Aroma Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Fitrah manusia diciptakan menyukai wewangian dan mencintai keindahan, seperti itulah keadaan di surga.  Rasulullah saw, bersabda, “ Bau surga dapat dirasakan dalam perjalanan 500 tahun.  Bau surga ini tidak bisa dicium oleh orang yang mencari keduniaan dengan menggunakan amal akhirat” (Al-Jami’u Ash-Shagril hal. 164, Irsyadul Ibad Hal. 63, Bab : Riya).

Jarak yang sangat jauh dan tidak bisa dibandingkan dengan apa yang ada di dunia.  Dalam hadits lain Rasulullah mengatakan ada beberapa orang yang tidak dapat mencium bau dari surga.  Sebuah keadaan yang harus kita hindari.  Rasulullah saw, bersabda, “Barang siapa membunuh seseorang, maka ia dijanji tidak akan bisa mencium bau surga, padahal bau surga dapat dirasakan dari perjalanan 40 tahun” (dari Abdullah bin Amr dari Jawahirul Bukhari Hal. 511).

2. Pintu Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Pintu Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Pintu Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Rasulullah bersabda,”Demi Allah, zat yang menguasai diriku, sungguh jarak antara dua sisi pintu surga seperti jarak antara kota Makkah dan kota Hajar atau seperti jarak antara kota Makkah dan kota Bushra” (HR. Muttafaq’alaih).  Hajar adalah nama salah satu kota di Bahrain.  Jarak antara kota Hajar dan Makkah adalah 1.160 km.  Sedangkan Bushra ada di Suriah.  Jarak antara kota Bushra dan Makkah adalah 1.250 km.  Artinya, luar sebuah pintu surga sekitar 1.200 km.  Rasulullah saw, menuturkan bahwa jarak antara dua pintu surga adalah 40 tahun perjalanan.

Suatu saat Abu Bakar berbincang dengan Rasulullah saw mengenai pintu surga.  Rasulullah bersabda,”Siapa saja yang berinfak dengan sepasang hartanya di jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga,’Hai hamba Allah inilah kebaikan.’  Maka orang yang termasuk golongan ahli jihad akan dipanggil dari pintu jihad.  Orang yang termasuk golongan ahli puasa akan dipanggil dari pintu Ar-Rayyan.  Dan orang yang termasuk golongan ahli sedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.”  Lalu, Abu Bakar bertanya, “Kesulitan apa lagi yang perlu dikhawatirkan oleh orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu ?  Mungkinkah ada orang yang dipanggil dari semua pintu tersebut ? “  Rasulullah menjawab, “Iya ada.  Dan Aku berharap kamu termasuk golongan mereka” (HR. Bukhari no. 1897, 3666 dan Muslim no. 1027)

3. Menjadi Penghuni Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Penghuni Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Penghuni Surga (Gambaran Keindahan Surga)

Surga sebuah tempat yang berada di luar akal kita sebagai manusia.  Karena surga didesain menjadi kebahagiaan abadi bagi manusia.  Mulai dari aroma surga yang sudah tercium dari jarak 40 tahun perjalanan hingga pintu surga yang jaraknya antara kedua daun pintunya mencapai ribuan km.  Belum lagi kelezatan makan dan minuman yang dijelaskan di dalam Al Quran.  “Dan buah-buahan dari jenis apapun yang mereka pilih dan daging burung dari jenis apapun yang mereka inginkan” (QS.Al Waqi’ah 20-21).  “Di dalam surga, mereka diberi minum  segelas (minuman), yang campurannya adalah jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga, yang dinamakan salsabil” (QS. Al Insan 17-18).

Allah memberikan syarat bila kita ingin menjadi penghuni surga, yaitu mengikuti Rasulullah saw. Dan ikhlas dalam beramal.  Allah berfirman dalam kitab-Nya,”Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman.  Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya.  (Mereka mengatakan), ‘ Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya’, dan mereka mengatakan, “Kami dengar dan kami taat”.  (Mereka berdoa),’Ampunilah kami ya Tuhan kami dan Engkaulah tempat kembali’”. (QS. Al Baqarah 285).

Demikian Gambaran Keindahan Surga yang dapat kita jadikan bahan Renungan di bulan Ramadhan suci yang penuh barokah dan inayah ini sehingga dapat membuat kita lebih taat untuk menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.  Pembaca juga dapat menyimak artike Tips dan Trik Berdoa agar Do’a Pembaca dapat segera terkabul. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *