Menghembuskan Uswatun Hasanah

Uswatun Hasanah

Uswatun Hasanah

Menghembuskan Uswatun Hasanah – Diantara sabda Rasul yang fenomenal dan asasi adalah, “Sesungguhnya saya diutus untuk menyempurnakan akhlaq mulia.”  Ketika ditanya tentang Agama, Rasulullah saw. Menjawab, “Agama itu akhlak yang mulia.”  Hal ini berarti bahwa esensi agama adalah kesantunan dan keteladanan yang mengindikasikan aktifitas, bukan sebatas teori atau wacana belaka.  Mengapa akhlaq diposisikan begitu penting di dalam Islam ?  Karena hakikat hidup tidak lain adalah rangkaian perilaku dan interaksi.

Uswatun Hasanah Rasulullah

Islam mengajarkan agar semua derap hidup dikemas dengan acuan petunjuk Allah SWT.  Aisyah ra sebagai orang yang banyak mengamati dan belajar dari Rasulullah saw. Bahkan hidup seatap dengan Beliau.  Ketika ditanya tentang perilaku suaminya, ia menjawab singkat Kaana Khuluquhul Qur’an (Akhlaq Beliau adalah Al Qur’an).  Allah SWT bahkan lebih mendasar mengatakan bahwa : “Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut keinginannya, tidak lain adalah wahyu yang diwahyukan kepadanya” (QS. An Najm 3-4).  Betapa indah perilaku : “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) hidup/berada di atas akhlaq yang agung” (QS Al Qalam 4).  Artinya gerak, diam, tidur, tutur kata dan apa saja yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Adalah agung, indah, benar dan terbaik.  Karena semua bersumber dari Al Quran.  Ibarat Al quran yang berjalan di tengah masyarakat, begitu Rasulullah saw. dijuluki.  Kemudian perilaku yang mulia itu dinilai oleh Allah swt. Sebagai Uswatun Hasanah (Keteladanan yang indah dan terbaik).

Uswatun Hasanah1

Uswatun Hasanah1

Uswatun Hasanah Pemimpin Negeri

Mengapa sejak digulirkan reformasi (1998) di negara kita, rasanya kita tidak terlepas dari problem yang silih berganti.  Sedangkan teori dan anjuran cerdik pandai untuk memperbaiki bangsa dan negara sangat banyak dan terdengar indah, benar dan bahkan meyakinkan.  Mengapa sukses belum kunjung tiba. Jawaban kunci yang perlu dicermati serius adalah sangat kurangnya keteladanan (uswah).  Mengapa korupsi yang disebut KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan sering dibahas dan dijadikan target pemerintah untuk diberantas tidak tersembuhkan bahkan semakin “semarak” dan bahkan menjalar kemana-mana dari pusat sampai daerah ?  Mengapa keadilan dan supremasi hukum yang disadari sebagai kebutuhan untuk memperbaiki bangsa dan negara, malah cenderung semakin menjauhi kenyataan dan sangat sulit ditegakkan ?

Reformasi yang katanya akan menegakkan demokrasi justru cenderung menjauhi demokrasi.  Bukankah seharusnya dari pusat ditunjukkan percontohan yang baik (uswatun hasanah) agar mengalir ke bawah sebagai air bersih dan sehat, bukan air keruh yang menyebar penyaklit.  Dari Uswah-Hasanah itulah kesuksesan diraih oleh Rasulullah saw. Sebagai Pemimpin.  Apa yang kita amati di negara kita saat ini justru miskin keteladanan.  Bagaiman mungkin hukum dapat ditegakkan kalau penegak hukumnya tidak mampu membebaskan dirinya dari persoalan cacat hukum ?  Bagaimana mungkin dunia politik dapat dibuat adil dan demokratis kalau money pilitic tetap menghiasi perpolitikan   kita ?  Rasanya masih panjang deret bagaimana mungkin yang dapat dituliskan disini.

Uswatun Hasanah Generasi Muda

Namun kita harus tetap optimis dalam menatap masa depan hidup akan sangat sempit dan hilang makna tanpa gairah jika harapan tidak dicanangkan.  Dalam nasihat agama dikatakan Maa adhyagal aisya lau laa wus’atil amali (Betapa sempit hidup ini tanpa keluasan harapan).  Dengan pertolongan Allah SWT harus diyakini, tiada masalah atau problema yang tidak dapat diselesaikan.  Kita harus bertekad untuk menjadikan Al Quran bukan sebatas bacaan yang mendatangkan pahala, melainkan juga untuk pedoman perilaku Qur’ani dalam kehidupan kita agar bangsa kita terutama para tokoh dan pemimpinnya dapat menghembuskan uswatun hasanah sebanyak-banyaknya kepada kita semua.  Dan tentunya kiuta juga tidak bisa hanya menjadi pengamat atau pengeritik saja.  Kita semua adalah bagian dari bangsa yang ikut bertanggung jawab untuk membangun uswatun hasanah di negeri ini, sampai kita kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Semoga Kita Sukses !

Incoming search terms:

  • artikel tentang uswatun hasanah